Skip links

irect Printing atau Indirect Printing dalam Dunia Percetakan?

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Pernah mendengar tentang direct printing plastic dan indirect printing plastic? Keduanya umum pada dunia percetakan. Dan, seperti hal lain, setiap sisi negatif pasti selali dibayangi oleh sisi positif. begitupun dengan kedua metode dalam dunia digital printing. Hanya saja, mana ya, yang lebih menawarkan keuntungan lebih?

Baik direct maupun indirect, memberikan hasil yang tak jauh berbeda. Karena. Yang memegang peranan dalam menentukan hasil akhirnya sebenarnya adalah bahan dan tinta yang digunakan untuk mencetak. Sedangkan, plastik sendiri ada beberapa jenis nya. Yuk, kenali terlebih dulu, macam-macam plastik yang sering ditemui sehari-hari.

Aneka Macam Plastik

Plastik Polyethilene (PE)

Nah,plastik dengan jenis ini sangat umum ditemukan dalam keseharian. Setiap hari, Anda pasti menjumpai dibanyak kesempatan. Jadi, plastik berbahan PE ini memiliki sifat yang khas. Seperti lentur, tipis dan transparan. Biasanya, digunakan sebagai pembungkus. Karena plastik berbahan PE dinyatakan sangat aman dan tak beracun. Sifatnya yang lentur namun komko, tahan terhadap benturan ringan. Bahkan, sangat aman meskipun digunakan untuk mengemas cairan maupun minyak.

Anda dapat menemukannya disegala kesempatan. Biasanya, plastik jenis ini dipakai untuk membungkus es batu, gula kiloan, minyak dan santan, hingga minuman.  Beberapa bentuknya, dapat berupa gulungan, lembaran, dan kemasan kantong.

Plastik Polypropilene (PP)

Dengan bahan Polypropilene, plastik ini memiliki ketebalan yang lebih tinggi dibandingkan dengan plastik PE. Biasanya, digunakan untuk mengemas makanan atau minuman dalam acara yang lebih formal. Karena, dapat memperindah tampilan. Karakter yang membedakan dengan plastik PE adalah plastik PP tidak lentur (tidak elastis). Namun, sama-sama aman dan tak berbau. Cocok untuk mengemas kue.

Plastik (OPP)

Plastik dengan bahan OPP memiliki ketebalan yang paling tinggi dibandingkan dengan keduanya. Berbeda dengan plasti PE dan PP yang biasa digunakan untuk kemasana makanan dan minuman, plastik OPP biasa digunakan untuk mengemas pakaian, undangan hingga digunakan menjadi amplop.

Teknik Mencetak (printing)  pada Plastik

Melakukan sablon atau print atau cetak pada plastik, memiliki tantangan tersendiri. Bagaimana tida, plastik tak memiliki daya serap. Sehingga penggunaan jenis tinta merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Selain itu, untuk mendapatkan hasil yang optimal, dibutuhkan ketelitian. Nah, daam dunia percetakan ada dua cara. Ialah direct printing dan indirect printing. Yang membedakan, tentunya pada salah satu cara tersebut dibutuhkan media perantara (indirect printing). Sedangkan pada direct printing, Anda dapat melakukannya secara langsung, tanpa media perantara.

Secara ekonomi, direct printing menawarkan keuntungan yang lebih banyak jika dibandingkan dengan indirect printing. Selain dapat menyingkat waktu dan proses percetakan, juga dapat menampilkan kualitas gambar atau print-print-an yang lebih mencolok.

Tingginya kebutuhan konsumen akan plastik, membuat cara direct printing lebih banyak dipilih. Terutama, untuk para pengusaha yang membutuhkan plastik kemasan dengan mencantumkan nama atau brand tertentu. Dengan metodek direct printing seperti ini, waktu yang dibutuhkan untuk membuat plastik secara custom atau sesuai dengan pesanan lebih singkat. Karena itu tadi, berkurangnya satu media perantara.

Hasil dari Direct printing plastic juga ditentukan oleh jenis tinta yang dipakai. Yang umum digunakan adalah tinta polytuf dan polymate dengan campuran minyak terpin dan M4. Dengan mengurangi sejumlah proses dalam pengerjaannya, maka direct printing mampu meningkatkan volume produksi dan mengurangi budget produksi. Sesuai dengan prinsip ekonomi, bukan?

 

*
*
*
*
*
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Return to top of page
X